Ingatkah?
Segala luka yang menyobek hatiku
kau rasakan dijiwamu.
Darah yang menetes dari luka itu
seiring air mata yang mengalir di pipimu.
Sadarkah?
Kebahagiaan yang selalu tampak di wajahmu
adalah mimpi terindah yang menghiasi tidurku.
Sikap pedulimu untukku
adalah sebuah nasehat yang selalu membimbingku bila ku lupa.
Tapi kini..
Aku dengan mudah melepas jemarimu.
Hanya sebuah nama yang tertinggal
melukiskan sebuah kisah dalam penyesalan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Response to "Nama Yang Tertinggal"
Posting Komentar